Bekerja di Jakarta, Apa Harus?

bekerja-di-jakarta-peluang-bisnis-rumahan-irma-vania

Mengapa sih harus Jakarta? Apakah keharusan bekerja di Jakarta?

“Jakarta kok bagus banget ya?” ucap seorang teman kala itu.

Ya, saya punya teman, tak perlu saya sebut namanya. Dia berasal dari kota kecil di Jawa dan setelah ia selesai studi melihat Jakarta sebagai jawaban mimpi-mimpinya. Pertama ke Jakarta tentu saja melihat gedung-gedung bertingkat adalah hal yang megah. Sesuatu yang luar biasa.

Tapi sebenarnya perjuangan baru dimulai kan? Wawancara pekerjaan, lalu menjalani hidup di kota besar.

Teman saya mendapat sebuah pekerjaan dengan gaji UMR. Kalau harus sewa kost di dekat kantor harganya cukup menguras gaji. Belum untuk biaya bulanan lainnya. Karena itu dipilihlah numpang di rumah famili di Bekasi. Konsekuensinya sepagi mungkin harus berangkat ngantor. Apesnya, “penderitaan” tak cukup sampai disini.

Kadang teman saya memaksakan diri untuk kerja lembur karena ada kebutuhan kebutuhan lain yang memerlukan biaya. Tak ayal pulang makin larut lagi.

Apakah ini keindahan Jakarta? Apakah ini nikmatnya bekerja di Jakarta?

Bisa ya, bisa juga tidak. Ada yang seperti teman saya yang berpikiran bekerja di Jakarta, kerja harus di kantor, di kota besar. Ada juga yang berpikiran seperti saya bahwa kerja itu yang penting uangnya kan? Tidak harus di kantor, tidak harus di Jakarta.

Yang kadang tidak disadari adalah kerugian yang kita alami. Kalau berangkat kerja jam 5 subuh dan pulang pukul 9 malam, bukankah gaji yang kita terima sekedar mengganti waktu & tenaga yang terbuang? Lalu untungnya dimana?

Ya bisa jadi saya yang belum mengerti. Saya sendiri bekerja di rumah, dan saya tidak harus merantau ke ibukota. Kalau sekedar uang 12 juta rupiah, alhamdulillah bisa saya dapatkan dari keuntungan satu hari. Kalau bicara modal usaha saya pun hanya 10 jutaan. Jauh lebih murah daripada sepeda motor atau iPhone. Bicara balik modal? Satu bulan sudah kembali.

Lalu apakah yang dilakukan teman saya, atau mungkin Anda melakukannya juga, adalah salah?

Tentu tidak salah. Cuma kita bekerja jelas demi gaji kan? Jika gaji yang diterima mepet, sedangkan tenaga terkuras, mau sampai kapan?

Belum lagi bila kita bicara tentang uang. Berapa banyak uang dikeluarkan orang tua sampai kita lulus kuliah. Jutaan, puluhan juta, atau bahkan ratusan juta. Pendidikan tidaklah murah, perlu biaya dan kadang juga airmata untuk mengusahakan biaya itu. Jika sudah mengeluarkan modal sedemikian banyak kemudian hanya memperoleh penghasilan yang bahkan untuk menabung saja tak cukup maka sudah saatnya mencari jalan keluar.

Banyak yang menghubungi saya lewat WA di 085852069888 untuk mendiskusikan masalah ini. Dan saya pun selalu senang menjelaskan, baik soal mengapa saya bisa mengembangkan bisnis sederhana tapi untungnya belasan juta perhari. Saya jelaskan bagaimana caranya dan segala detail lainnya. Yang memerlukan penjelasan lengkap pun saya berikan alamat web saya www.themomentum.id . Mengapa saya bersedia membimbing Anda? Karena saya yakin bahwa kita hidup harus berkembang dan jangan sampai terjebak masalah keuangan.

Ingin kan besok pagi memiliki hidup yang lebih sejahtera?

You might also like …

Bagaimana menurut Anda ?