Karyawati Hamil Malah Dipecat?

Karyawati Hamil Malah Dipecat Solusi Usaha Sampingan“Saya seorang karyawati outsourcing di sebuah perusahaan swasta, sekarang posisi saya sedang hamil 3 bulan. Kemarin saya diberitahukan oleh team outsourcing bahwa frontliner yang sudah menikah dan hamil 4 bulan, wajib membuat surat resign ke perusahaan.”

Kalimat diatas saya petik di salah satu situs tanya-jawab tentang masalah hukum. Tentu saja perusahaan tidak bisa memaksa pegawainya resign karena hamil. Yang ingin saya katakan adalah : ini loh fakta bahwa “problem” yang dihadapi perempuan itu sangat banyak, salah satunya tekanan negatif dari lingkungan.

Bayangkan andaikan benar terjadi, karyawati hamil malah dipecat, bagaimana nasibnya?

Iya kalau perusahannya tunduk pada hukum sehingga hal tersebut tidak terjadi. Kalau sebaliknya? Andaikan  terjebak “perusahaan nakal”, wah bakal panjang urusannya. Padahal di masa-masa tersebut Anda juga masih perlu uang dari gaji untuk kebutuhan yang juga membengkak.

Yang saya suka jika memiliki usaha sampingan, penghasilan dari bisnis bisa menjadi backup bila terjadi hal-hal seperti ini. Bisnis Moment yang saya tekuni ini misalnya. Dengan menjalankan Moment sebagai bisnis sampingan, sudah saya buktikan untung ratusan ribu hingga jutaan rupiah itu bisa kita raih PERHARI!

Kalau sudah begini, jika menghadapi masalah semacam diatas tentu kita tidak terlalu was-was. Masih ada penghasilan. Masih bisa tenang.

Irma Vania Oesmani
WA/Telegram 08585-2069-888

You might also like …

Bagaimana menurut Anda ?